a piece of my stories

Tuesday, November 21, 2006

Summary dari Bab 5,6,7,8 dan 9

Bab 5 Engineering communications
Summary
Berkomunikasi, atau menyampaikan tujuan kita dalam konsep engineering adalah sangat penting. Dalam merancang sebuah proyek, jika kita tidak mampu untuk menyampaikan maksud dari tujuan proyek itu, maka hal itu dapat menjadi sebuah masalah besar.
Sebelum mempersiapkan sebuah presentasi mengenai proyek, maka kita harus dapat memilih topik yang tepat, lalu melakukan penelitian, dan mengatur tata cara penyampaiannya dalam sebuah urutan yang sistematis. Kita harus dapat menyesuaikan siapakah yang akan menyaksikan presentasi kita. Dan semua persiapan itu harus tertuang di dalam susunan presentasi yang secara garis besar dibuat dalam pembukaan, Isi, dan Penutup.
Ada baiknya dalam pidato kita juga menyediakan perangkat audio visual, sehingga maksud dan tujuan presentasi kita lebih mudah disampaikan. Yang paling utama adalah menjadikan alat bantu audio visual sebagai penjelas, dan fokus utama tetap ada pada materi yang kita presentasikan secara oral. Maka dari itu, alat bantu visual itu tidak dianjurkan dibuat dalam bentuk rumit.
Selain dalam bentuk oral, kita dapat menyampaikan gagasan kita dalam bentuk tulisan/makalah. Dan teknik utama yang diperlukan dalam sebuah tulisan adalah kejelasan, kelugasan, dan mudah untuk dimengerti. Tata cara untuk membuat makalah yang baik dan benar harus diperhatikan. Jika kita tidak dapat menyampaikan tujuan dari penelitian kita dalam bentuk makalah yang baik dan benar, tentu saja orang awam akan beranggapan kita yang tidak menguasai cara menulis makalah dengan baik, pastinya kita tidak menguasai teknologi itu sendiri.
Bab 6 numbers
Summary
Bilangan dapat menyatakan berbagai macam ukuran tergantung dari satuannya. Setiap negara memiliki standar sendiri mengenai cara menuliskan bilangan. Angka yang sangat besar seringkali disampaikan dalam notasi ilmiah dengan pangkat 10.
Bilangan secara garis besar dapat dibagi menjadi :
bilangan integer : digunakan untuk menghitung
bilangan reals : digunakan untuk pengukuran.
Bilangan integer, jika tidak terjadi kesalahan perhitungan, akan menghasilkan angka yang tepat. Namun, bilangan real memiliki kesalahan, karena diperlukan cukup banyak bilangan real untuk menfekati sebuah ukuran yang dinginkan secara tepat, akurat, dan presisi. Artinya bilangan itu paling dekat pada ukuran yang diinginkan. Sedangkan bilangan yang presisi akan didaptkan bila setelah beberapa kali pengukuran, maka hasil yang didapat adalah hampir sama, atau mendekati.
Semakin baik hasil pengukuran kita, maka kita dapat melaporkan hasildengan lebih baik juga. karena bilangan akan menghasilkan definisi yang eksak. Namun perlu diperhatikan juga penulisan angka berarti dalam pengoperasian bilangan real dalam persamaan matematis.
Bab 7 Tables and Graphs
Summary
Sebuah tabel memuat berbagai varibel baik yang terikat, maupun yang bebas dalam setiap barisnya. Sebuah tabel yang baik harus menyertakan judul dan kolom yang dapat memberitahu tabel apakah yang kita sajikan dan satuan-satuan yang digunakan. Walaupun data dalam bentuk tabel sangat berguna saat kita ingin mengorganisir sebuah pengukuran dalam komputer atau kalkulator, data yang disajikan dalam bentuk tabel susah untuk dimengerti langsung. Oleh karena itu kita perlu untuk menyajikan data yang kita dapat dalam bentuk grafik.
Sebuah grafik yang baik harus memiliki judul dan keterangan mengenai sumbu x (axis) dan sumbu y (ordinat). Ada beberapa macam grafik:
Grafik Linear : Pada umumnya berbentuk garis lurus
Grafik Eskponensial : Pada umuya berbentuk kurva kontinu

Interpolasi adalah sebuah proses untuk mendapatkan data di antara point data yang sudah didapatkan, sedangkan ekstrapolasi adalah proses untuk mendapatkan data di luar data yang kita dapatkan. kesemuanya dengan cara memperhatikan trend lines dari data-data yang didaptkan. Perkiraan grafik dengan cara ekstrapolasi sangat riskan, tapi dengan cara interpolasi akan lebih aman. Namun cara yang paling banyak digunakan adalah interpolasi linear.
Sedangkan regresi adalah usaha untuk mendapatkan hubungan kelinearan data dari sumbu- sumbu yang ditetaplanm yang paling mendekati dari data yang didapat. Cara lainnya adalah dengan melihat dan memperkirakan garis lurus yang dapat dibuat dari data yang didapatkan

nb: Mengenai grafik dan tabel data yang harus dicantumkan, akan dicantumkan pada blog selanjutnya.

Bab 8 Satuan Unit SI
Summary
Satuan unit internasional memiliki 3 jenis satuan:
-Satuan supplementary (tambahan)
-Satuan pokok
-Satuan turunan

Satuan Supplementary berkaitan dengan bentuk geometri, yaitu ukuran radian dan steradian
Satuan Pokok terdiri dari:
panjang : meter
massa : kilogram
waktu : sekon
suhu : kelvin
arus : ampere
jumlah zat : mol
intensitas cahaya : candela

Setiap satuan pokok dapat diturunkan dan menjadi satuan baru, contohnya gaya (kg m/s2)
Karena banyak sekali ilmuwan dan insinyur yang bekerja dengan berbagai macam satuan, maka penulisan unit satuan mutlak diperlukan untuk menghindari kesalahpahaman.


Bab 9 Unit Conversions
Summary

Banyak sekali satuan yang kita pakai dalam sebuah sistem. Maka seorang engineer yang baik harus terbiasa dengan konversi satuan. Kesalahan yang paling sering terjadi adalah kesalahan dalam mengkonversi satuan.

Ketika kita melaporkan suatu hasil pengukuran, hal mutlak yang harus kita lakukan adalah menyertakan satuannya. Jika ada angka/data yang ditulis tanpa satuan, maka data tersebut tidak ada artinya.

Ketika kita membuat permisalan, maka setiap besaran yang kita definisikan haruslah indentik.
ketika melibatkan satuan dalam pengukuran, maka satuan tersebut kita perlakukan layaknya dimensi yang dapat saling menghilangkan ketika dibagi, dan juga sebaliknya.

Dalam sistem satuan yang koheren, sering digunakan angka 1 sebagai acuan (misal, gc=1kg.m/N.s2). Tapi dalam sistem yang tidak koheren, bagian besaran numeriknya tidak harus angka 1.

Ada 2 tipe sistem satuan koheren:
- perhitungan dengan melibatkan gravitasi
- perhitungan absolute

Datum adalah sebuah data yang kita dapatkan dalam sebuah pengukuran. Ketika kita mengukur temperatur, datum dapat berupa tekanan pada ruang hampa udara, tekanan atmosfer, atau tekanan dalam sebuah ruangan khusus. Dalam mengukur temperatu, datum dapat berupa 0, yaitu titik beku dari air (satuan celsius). atau temperatur yang paling dingin yang didapat dari mencampurkan air, garam, dan es (satuan fahrenheit).

Analisis dimensi adala proses untuk menentukan hubungan antara berbgai besaran-besaran turunan dengan menggunakan besaran pokok dari setiap kuantitas. Biasanya masalah dimensi akan diselesaikan dengan menggunakan sebuah persamaan. jika didapat sebuah konstanta, maka biasanya besar konstanta dapat ditentukan setelah dilakukan eksperimen.

copyright by David Samuel.
STEI 16506206

0 Comments:

Post a Comment

<< Home